
Jorge Lorenzo jadi salah satu rider yang crash di San Marino (AFP PHOTO / Marco BERTORELLO)
Jakarta - Sebuah rekor tercipta di Sirkuit Misano, arena Grand
Prix San Marino akhir pekan lalu. Selama tiga hari penyelenggaraan,
terjadi crash sebanyak 141 kali.
Cuaca buruk memang menyelimuti
GP San Marino akhir pekan kemarin. Hujan yang turun membuat para rider
harus membalap dengan kondisi trek yang tricky.
Kondisi demikian
membuat banyak pebalap terjatuh. Marca mencatat, 141 kali crash terjadi
dari semua kelas (Moto3, Moto2 dan MotoGP) dalam tiga hari.
Dengan ada 84 pebalap beraksi di tiga kelas berbeda, maka jika
dirata-rata maka setiap rider mengalami 1,67 crash. Atau terjadi 47 kali
crash setiap harinya.
Pada hari pertama, Jumat (8/9/2017), di dua sesi latihan bebas pertama
semua kelas terjadi crash sebanyak 33 kali. Pada Sabtu (9/9), saat
agendanya adalah lanjutan free practice 3 dan 4 serta kualifikasi,
jumlahnya turun menjadi 22 kali crash.
Pada Minggu (10/9), atau
hari H balapan, jumlahnya melonjak menjadi 81 kali crash. Sebanyak 22 di
antaranya terjadi di sesi pemanasan, di mana sang pemenang Marc Marquez
sempat terjatuh.
Sedangkan saat race sebanyak 55 crash terjadi (23 kali di Moto2, 23 kali Moto3 dan sembilan kali di MotoGP).
Di
kelas Moto2, rasio keberhasilan antara pebalap yang start dan finis
menjadi yang terendah yakni sebesar 48% (31 start dan 15 yang finis).
Moto3 di posisi kedua dengan rasio 53% (30 start dan 16 yang finis).
Rasio MotoGP yang paling tinggi dengan mencapai 74% setelah 17 rider finis dari 23 yang start.
Sumber : https://sport.detik.com/
ADS HERE !!!